jump to navigation

Klaim Atas Budaya Indonesia September 11, 2009

Posted by dianika wardhani in 1.
Tags:
trackback

Saya dapat tugas lumayan menantang… membuat kerangka acuan sebuah workshop yang temanya sempat membuat saya merasa jengkel beberapa waktu lalu. Temanya..Malaysia yang kelewatan melakukan klaim secara beruntun atas banyak hal yang ada di Indoneia. Sisi Nasionalisme saya terusik (aaah…..)

Jadilah malam ini saya coba search data di internet. Kadang tersenyum juga melihat banyak reaksi yang dilakukan oleh teman2 blogger atas klaim-klaim tersebut. Kebanyakan kebakaran jenggot. Akan tetapi nggak sedikit yang bersikap arif bahwa deretan kejadian itu yang akhirnya mau tidak mau menyadarkan kembali diri kita bahwa negeri ini punya kekayaan yang menarik untuk dicolong kalau kita lengah sedikit saja. He he he…jengkel ya…

Hmm… saya sempat drop bentar, mentok ide. Telepon dari senior saya di harian Surya dulu, Mbak Tri, membangkitkan semangat saya lagi. Ide saya muncul kembali. Ya ada tiga perspektif yang coba akan kami angkat. Dari segi budaya, media. dan hukum. Kenapa?

Pertama, budaya. Aspek-aspek budaya yang ada, termasuk bagaimana mengelola local genius sehingga keunikannya terjaga lalu susah untuk diimitasi atau dibuat tiruannya, sehingga tak bisa dibuat duplikasinya.

Kedua, media. Media berperan besar untuk menyampaikan keberadaan sekaligus mengulas yang sesungguhnya. Sehingga pada saat ada yang main klaim, maka media dapat melakukan pembelaan atas nama nasionalisme dengan melalui paparan hasil investigasi dan penelusuran aspek budaya yang bersangkutan. Dengan demikian, ada baiknya jika media memulai melakukan dokumentasi atas budaya-budaya asli daerah baik yang tertulis, terlebih yang berupa folklore.

Ketiga, hukum. Selanjutnya dalam perspektif hukum. Perlu tidak sih membuat atau mengajukan hak paten atas budaya yang bersangkutan, terlebih pada umumnya budaya tersebut didapat turun temurun.

Wah.. saya pikir akan ada wacana yang menarik.. Mau ikut tidak acaranya? Masih lama kok, medio November 2009. Terlalu telat? Tidak juga. Bukan ingin membela diri akan tetapi tidak ada kata terlambat untuk melakukan hal-hal yang baik kan…

Lainnya… senangnya bisa nge-blog lagi… Selamat datang lagi ke dunia yang bisa bikin hidup saya lebih hidup…. (setengah curhat :mode:)

Advertisements

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: