jump to navigation

Berada Dalam Lingkup Lingkungan Tanpa Negara (Studi Kasus Pilgub Jatim) February 9, 2009

Posted by dianika wardhani in 1.
trackback

Melihat proses pilihan gubernur Jawa Timur (Jatim) bisa dikatakan seolah berada di dalam lingkungan kehidupan tanpa negara (stateless)

Pilihan Gubernur Jawa Timur terbilang terpanjang di Indonesia. Atau bisa jadi termahal. Betapa tidak proses pilihan gubernur tersebut dihelat mulai bulan Maret 2008. Perhelatan akbar tersebut dijadwalkan selesai bulan Juli atau Agustus 2008. Ternyata di luar dugaan. Pilgub tersebut terpaksa dilakukan dengan dua putaran. Itu pun dengan adanya proses yang mesti melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

Melalui perdebatan kurang lebih 14 hari, konfrontasi antar saksi, tumpukan bukti hingga tingginya tidak kurang dari setengah meter akhirnya permohonan Team Kuasa Hukum Khofifah Indar Parawansa – Mudjiono (KaJi) dikabulkan sebagian. Melalui Putusan Nomor 41/PHPU.D-VI/2008 tentang Penyelesaian Hasil Pemilu Kepala Daerah Provinsi Jawa Timur, MK memerintahkan dilakukan penghitungan ulang di Kabupaten Pamekasan, dan pemilihan ulang di Kabupaten Sampang dan Bangkalan, Madura. Pertimbangan utama dikabulkannya permohonan Kaji adalah terbukti adanya kecurangan terstruktur, sistematis dan massif.

Jadilah lalu terjadi pilihan ulang pada hari Rabu, 21 Januari 2009. Pelanggaran terstruktur sistematis dan massif semakin nyata terlihat. Keterlibatan aparat dan birokrat terlihat makin rapat.

Kekacauan lainnya adalah terdapatnya daftar pemilih tetap yang direkayasa. Misalnya di TPS 14 Desa Tlambah, Kecamatan Karangpenang, Sampang terdapat 38 orang yang menggunakan NIK sama. Padahal semestinya, satu nama dengan satu NIK. Di TPS 01 Desa Kamoning, Sampang Kota, terdapat 31 pemilih ganda. Artinya satu nama pemilih disebut dua kali dengan nomor berurut. Di TPS 04 Desa Aengsareh Kecamatan Sampang terdapat 55 pemilihan tambahan. Pada putaran ke dua, jumlah pemilih di TPS yang bersangkutan 284, pada putaran ulang bertambah menjadi 339 dengan 55 orang tanpa NIK. Keseluruhan jumlah pemilih fiktif di dua kabupaten tersebut adalah 519.000 orangn. Jumlah yang fantatis kan…

Akan tetapi, ada hal yang cukup membuat heran. Keputusan MK untuk menolak mendaftar berkas yang diajukan Tim Kaji beserta seluruh rekaman proses tanpa kecuali. Alasan yang disampaikan oleh MK adalah bahwa itu merupakan persoalan administratif dan tidak ada yang baru dalam gugatan yang diajukan tim Kaji. Tentu hal ini menunjukkan sikap yang tidak konsisten karena pada hari yang sama pasangan kemenangan H. Reskan Effendi dan Dr. DRH. Rohidin Mersyah, MMA dari Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu dibatalkan karena persoalan administratif.

Saya pikir, semestinyalah MK memeriksa atau paling tidak mendengarkan laporan dari tim Kaji. Tidak sepantasnya berkas yang diajukan itu ditolak karena secara logika berkas yang diajukan merupakan laporan pelaksanaan keputusan yang mereka buat. Toh mereka sedang ada dalam lembaga hukum yang disediakan oleh negara sebagai tempat untuk mengadukan ketika terjadi ketidakadilan dan kecurangan. Akan tetapi jika ternyata lembaga hukum yangn terhormat itu tak lagi sudi menoleh lantas kemana lagi? Adakah memang kita sedang berada dalam lingkungan tanpa negara (stateless), tanpa norma, tempat dimana orang boleh seenaknya sendiri bertindak. Adakah memang kita berada di atas bumi yang dipijak tetapi tak ada lagi langit yang bisa dijunjung? Adakah kita diam?? Mau dibawa kemana negeri  ini?

Advertisements

Comments»

1. ari3f - February 14, 2009

Sekarang di SBY ya?

Wah lama gak blogging nih …

2. dianika - February 20, 2009

Iya…
menuju jalan menjemput impian, Mas..
Now stay di Sby..
smg seterusnya

Masih di Hitachi kan??

3. Anjar - March 11, 2009

kalau saya sih setujunya gubernur itu ditunjuk langsung oleh presiden, lebih efisien (waktu dan biaya) dan lebih kecil resiko terjadi konflik. terima kasih.

4. sewa mobil - April 15, 2009

salm kenal 🙂

5. Ryan - June 22, 2009

Gak ada aktifitas, kayaknya kesihir ama facebook juga neh pemiliknya ..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: