jump to navigation

Terima Kasih, Merah Putih! July 19, 2007

Posted by dianika wardhani in Berita.
add a comment

Itulah kalimat tepat untuk merangkum berita utama di beberapa media yang saya baca hari ini. Semua bangga meski sisi lain mesti kecewa karena langkah tim Garuda  terhenti oleh Korea Selatan. Semua salut pada perjuangan sebelas orang bersama sang kapten, Ponaryo Astaman. Tentunya Ponarya senang dan lega diijinkan main usai terpaksa absen saat Indonesia melawan Arab Saudi. Maklum, kapten didera cedera jadi harus istirahat.

  (more…)

Ketemu ma Fira Basuki…. Deuuh… Nggak Nyangka… July 12, 2007

Posted by dianika wardhani in Berita, Catatan Kecil.
add a comment

Saya suka Fira Basuki. Novel-novel yang lahir dari tangannya ada di rak meja saya sejak saya kuliah di Fakultas Sastra Universitas Jember,lalu saat jadi reporter di Surabaya. Triloginya Jendela, Pintu, Atap sangat dikenal. Saya suka latar belakangnya yang fungsional, nggak tergantikan. Satu ketika saya membaca novelnya Biru. Entah berapa kali saya baca novel itu. Lalu saya baca Ms B : Will U Marry Me? Deuh berkesan banget. Saya ingin berkenalan dgnya. Dari segi cara bercerita ia orang yang pastinya enak banget. Dan nggak salah.

Saya ngobrol agak lama dengannya usai Launching LA Indie Movie, di Blitz Megaplex, Jalan Thamrin Jakarta, Rabu (11/7) tadi malam. Sama-sama dekat dengan Surabaya hingga kemudian ia bertanya,” Suroboyo endi, Mba Dian?”
Saya sedikit ketawa mendengar ia medok begitu. “Aku Semolowaru, Mba. Sampean ning endi?”
“Omahku ning Darmo Permai..”
Lalu saya bilang bahwa saya pengen wawancara dengannya. Tapi via email. Hari ini saya akan mengirimkannya.
Sukses selalu deh buat Mba yang kini jadi top leadear di editor Cosmopolitan tersebut. Nice to see you ^_^

Dunia TKI Kita Masih Mendung July 5, 2007

Posted by dianika wardhani in Berita.
1 comment so far

Itu sekadar catatan awal saya untuk membagi berita ini. Dua hari lalu, saya ketemu dengan teman, Aap, begitu saya memanggilnya. Ia adalah staff di sebuah LSM di Cirebon sana, FAHMINA namanya. Kalau saja Aap sempat membaca cerita ini, mungkin bisa membantu menceritakan yang lebih detail. Paling tidak biar tergambar betapa mendung kelabu masih berganyut di atas kehidupan TKI kita. Sampai kapankah??
Sambil makan pagi, soto yang dijual oleh orang Pemalang, Aap bercerita tentang kasus menyangkut tenaga kerja Indonesia (TKI) yang didampinginya. Ada tiga kasus. Tiga kasus untuk tiga tempat berbeda. Cerita selengkapnya ada di sini.

Jangan Pernah Ragu July 2, 2007

Posted by dianika wardhani in Buku.
4 comments

Handphoneku bergetar. Ada pesan masuk. Oke, mudah-mudahan buku itu bisa memberikan tambahan wawasan bagi kita, membuat kita lebih tegar, lebih bijaksana, dan pada akhirnya kita bisa lebih paham Sang Pencipta dan ciptaan-Nya. Raih dan wujudkan mimpi-mimpimu tanpa pernah merasa ragu.Tq.

Dalam laju langkah panjangku malam tadi aku tersenyum. Terharu. Terima kasih, Pak! Buku yang memang saya taksir berjudul Jangan Mau Jadi Paku, Jadilah Palu memang keren banget. Ada tiga Bab di sana. Sukses, Keunggulan dan Motivasi.

(more…)