jump to navigation

Prospek Citizen Journalism Indah, Tapi…. April 30, 2007

Posted by dianika wardhani in Catatan Kecil.
trackback

Dua hari, Sabtu-Minggu (28-29/4) kemarin saya diundang jadi Koordinator tRainer Pelatihan Jurnalistik. Salahsatu materinya saya masukin materi perkembangan jurnalistik ya ttg citizen journalism ya termasuk ttg halamansatu dot net.

 

Rata2 mereka (Para peserta, red) tertarik. Apa sebabnya? Karena mereka (merasa) bahwa jurnalistik mainstream yang saat ini ada menjadi media corong, sarat kepentingan, dan tidak lagi objektif. Ini masa depan menarik untuk sektor jurnalistik …

Mereka merasa ini tempat yang menarik untuk menyampaikan apa yang sesungguhnya terjadi di dekat mereka, dg gaya mereka sendiri, dg pemikiran mereka.

Paling enggak bagi ssaya, ini langkah awal buat sosialisasi halamansatu dot net.

 

Ternyata Ada Susahnya Juga…. Artinya bahwa internet masih dianggap barang mahal. Ujungnya saya diminta untuk memberikan materi ttg cara membuat email, cara bikin blog, de el el, menyangkut teknologi informasi, pendukung dilaksanakannya citizen journalism.

Saya jadi mikir, satu ketika ada Goes To Campus … kerja bareng Campus dlm hal ini Lembaga Pers Mahasiswanya untuk hal ini…

 

 

Advertisements

Comments»

1. mamuk ismuntoro - May 7, 2007

Iya, sayangnya aplilkasi teknologi masih menjadi kendala bagi sebagian kita. Btw, ini momentum sis..selamat deh buat perjuangan citizen journalism.

2. dianika - May 8, 2007

itulah Kak
Tetapi bukankah kendala itu yg semestinay membuat kita nggak boleh menyerah
Nggak ada alasan buat nyerah
semestinya kita yg mendidik mereka
klo bukan kita sapa lagi.. (Bukannya sok idealis, Kak)
Kak.. memang nggak boleh nyerah. Adakah aku menyerah oleh keadaan???
entahlah, Kak…

3. ikram - May 11, 2007

prospek citizen journalism indah, tapi…
alangkah baiknya jika kita belajar basic journalism dulu 😛

4. Adela Eka Putra Marza - June 15, 2007

Salam kenal, Mbak Dianika W. Wardhani!
Mungkin itu kalimat pertama yang harus Saya layangkan kepada Mbak. Karena memang baru kali ini kita berkenalan, dan itupun hanya lewat dunia maya.
Kebetulan Saya juga baru bergabung di halamansatu.net. Bergabung setelah baru awal-awal ini (awal Juni 2007 ini tepatnya) mengenal apa itu citizen journalism, dan mendalami seperti apa citizen reporter.
Sebelumnya memang Saya mengenal citizen journalism dari panyingkul.com, portal sejenis halamansatu.net yang berdomisili di Makassar. Secara tidak sengaja memang. Namun perkenalan yang secar tidak sengaja itu malah mebuat Saya jatuh cinta dengan yang namnya citizen journalism, dan sekarang Saya begitu bersemangatnya berburu berita sebagai seorang citizen reporter.
Namun di panyingkul.com memang sedikit susah untuk beradaptasi, karena dia masih lebih cenderung kepada sebuah tulisan yang ada hubungannya dengan Kota Makassar, atau sekurang-kurangnya berhubungan dengan Sulawesi. (Umur panyingkul.com baru menginjak 1 tahun pada Bulan Juli 2007 ini). Itulah yang sedikit menghambat ketika bergabung di panyingkul.com. Memang sih, hingga saat ini Saya beru 2 kali menulis untuk panyingkul.com.
Dan beberapa hari yang lalu, Saya pun berkenalan dengan halamansatu.net. Dan ternyata, proses penerimaan tulisan di halamansatu.net tidak serumit di panyingkul.com. Walau memang di halamansatu.net tidak menerima honorarium seperti layaknya di panyingkul.com. Tapi bagi Saya yang masih baru belajar ini, sepertinya masalah honorarium itu belum terlalu dipikirkan sekali.
Sebenarnya Saya sudah cukup lama mengetahui keberadaannya halamansatu.net, dari teman Saya Romulo (yang juga “warga” halamnsatu.net). Namun baru beberapa hari ini Saya on-line dan mendaftar sebagai “warga” di halamansatu.net.
Hingga saat ini, Saya begitu bersemangat sekali menulis di halamansatu.net, dan tentunya juga sekali-sekali buka panyingkul.com juga.
Hingga saat ini, baru beberapa hari Saya on-line di halamansatu.net, Saya sudah menulis 3 kali.
Berbicara mengenai “Citizen Journalism Goes To Campus”, Saya sangat mendukung usul Mbak Dian (Saya panggil begitu ga’ apa-apa kan?). Kebetulan Saya juga salah seorang aktivis pers mahasiswa di kampus Saya, Universitas Sumatera Utara (USU Medan. Namanya Pers Mahasiswa SUARA USU (www.suarausu.tk).
Kenapa Saya setuju dengan usulan Mabak Dian? Karena Saya berpikir, mahasiswa merupakan sumberdaya yang potensial dalam citizen journalism, seperti sebagai citizen reporter. Dan Saya rasa mahasiswa saat ini juga kurang mengetahui apa itu citizen journalism dan citizen reporter, terutama di kampus Saya, USU.
Jadi, kalau seandainya nanti, usulan atau keinginan Mbak Dian terlaksana, Saya akan menunggunya di USU. Dan Insya Allah, Saya juga akan berusaha membantu untuk jalur masuk ke kampus lainnya di Sumatera Utara, terutama yang memiliki lembaga pers mahasiswa, seperti TEROPONG UMSU (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara), KREATIF UNIMED (Universitas Negeri Medan), serta universitas dan perguruan tinggi lainnya di Sumatera Utara.
Mungkin itu aja tanggapan dari Saya. Saya tunggu respon balasan dari Mbak!
Sampai jumpa di lain waktu.
Salam Jurnalistik!

Adela Eka Putra Marza
( 0852 62 989 758 )
lakaraza@yahoo.co.id
http://kisahmata.blogspot.com
(Tapi blog Saya masih kering, Mbak! Kalau dibuka, jangan ditertawain ya! Masih belajar soalnya!)

5. dianika - June 18, 2007

Wah..wah.. terima kasih responsnya yang luar biasa nih.

Kekuatan tertinggi dari citizen Journalism adalah berbagi. Itulah esensinya. Jadi sesungguhnya gaya penyampaian berita yang dilakukan adalah dengan gaya bertutur. Lebih dialogis dan lebih komunikatif. Pertimbangan utamanya adalah proximity, atau kedekatan dengan lokasi atau tempat terjadinya suatu peristiwa.

Iya… saya memiliki keinginan satu ketika roadshow kampus2 untuk sosialisasi tentang citizen journalism. Entah kapan saya bisa memulainya… Butuh effort dan persiapan besar menuju sana. Terima kasih atas kesediannya membantu di USU dan di kampus2 lain di Medan. Insy Allah, saya akan menghubungi Anda.

Sukses selalu deh ya…

6. andres m ginting - February 4, 2008

ass.
salam kenal!

kru
persma kreatif unimed

7. rivafauziah - May 15, 2008

ternyata untuk menjadi seorang penulis yang baik dan benar itu sangat sulit ya? Dan pada Bulan ini banyak yang sdang mengadakan pelatihan jurnalistik

|related posted|


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: