jump to navigation

Neverending Story March 2, 2007

Posted by dianika wardhani in Catatan Kecil, Curhat, Harapan.
trackback

Beberapa waktu lamanya saya -mencoba- bersikukuh untuk menempatkan hal2 yang knowledge banget untuk blog ini. Tetapi saya ternyata nggak bisa. Yang kembali jatuh. Kali ini agak kelewat parah. Membuat saya menjatuhkan pilihan yang mungkin bagi beberapa atau banyak orang, kelewat grusa grusu, kelewat berani, nekad, atau bahkan mungkin cenderung gila.

Kelewat lama saya tak berkunjung ke blog ini.Banyak hal yang memaksa saya untuk sejenak mengalihkan diri dari kebiasaan yang menyenangkan. Enam posting terakhir saya baca. Ada apa denganmu? Ikhlas memang susah dan nggak bisa dibandingkan dengan apapun. Itulah kenapa Allah memberikan penghargaan begtu mulia bagi mereka yang ikhlas. Mungkin berbeda denganmu, bisa bertahan, saya tinggal menghitung hari karena ternyata saya pengecut, benar2 pengecut. Kenapa? Karena saya memilih pergi. Smg cepet baik2 ya… So nice to see you..

Ikhlas dg neverending story. Jauh sekali. Nggak ada nyambungnya. Bodo banget. Saya sedang males menyambungkan sesuatu hari ini. Saya sepakat bahwa Allah itu MahaBaik. Kita aja yang kelewat brengsek dan bebal sehingga baru ngeh kenapa itu dan ini terjadi. ngeh-nya itupun nunggu waktu. Lamaaaa banget. Banyak dari kita, termasuk saya kali ini, nggak sabar menunggu waktu itu. Astagfirullah. Smg Allah mengampuni saya…

Advertisements

Comments»

1. Guntar - March 9, 2007

hmmm…mbak Dian. Jangan lupa untuk berhenti sejenak dan menengok diri sendiri dari kejauhan. Bahkan hidayah juga membutuhkan kondisi tertentu agar bisa teraba.

2. yahya - March 12, 2007

assalamualaikum warohmatullah, salam kenal mbak :mrgreen: . lah 😯 , kalo ini templatenya sama kayak punya saya. i’m only the beginner.

3. ewepe - March 15, 2007

Dear Sister,

Ada naik.. ada turun..
Ada gelap… ada terang..
Ada riang… ada muram..
Ada canda… ada duka
ternyata:
semua ada pasangannya, walaupun berlawanan kondisinya…

apa yang terjadi sama kita hari ini pastinya karena telah menjalani pasangannya atau akan terjadi…

sudah… dengarkan saja isi hatimu ya
matahari khan tidak selamanya terang
terlebih dia juga tidak selamanya kekal

Bila saatnya tiba kemabli, mataharilain musti bersinar lagi!

4. cashper.com - March 25, 2007

Semoga perih terbang tinggi di atas awan

5. putra - June 12, 2007

manusia itu makhluk pembohong , pembosan dan pengadil diri orang .
dunia ini sperti buah apel , terkadang enak di makan terkadang menghanyut kan dan terkadang menyakitkan , menyesatkan
pintar dalam memilih jalan hidup adalah sebuah keharusan


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: