jump to navigation

Belajar dari Orang Lain February 8, 2007

Posted by dianika wardhani in Catatan Kecil, Harapan.
trackback

Akhir pekan kemarin, Sabtu – Minggu (3-4/2), saya kembali berkesempatan berkunjung ke Jember. Saya mendapat jeda waktu yang lumayan panjang sebelum menuju forum. Iya, saya diminta teman untuk mengisi training of trainer. Atas nama teman, saya berangkatlah ke Jember. Meski atas nama cinta, saya demikian suka berkunjung ke kota bermotto Terbina tersebut. Lagi-lagi menyenangkan ^_^.

Jeda waktu panjang membuat saya berkesempatan untuk menemui orang-orang yang pernah ada dalam kehidupan saya selama di Jember. Bertemu dengan sahabat saya, Dewi. Lalu ke kampus tercinta, penuh kenangan, Fakultas Sastra Universitas Jember. Tak ada perubahan berarti. Sepuluh tahun belum cukup untuk mengubah diri dalam hal infrastruktur rupanya ya.. Masuk ruangan dosen Jurusan Sastra Indonesia. Sepi. Maklum, hari Sabtu. Saya sudah bersiap mental untuk tidak ketemu dengan siapapun, malahan.

Ada sosok di dekat rak buku. pak Budi, dosen Morfologi yang complicated banget. Pernah terkenang, beliau ngajak teman2 angkatan 1996 untuk tambahan kuliah pas malem minggu. Duh, jengkel banget deh. Tapi karena matakuliah itu susaaah banget, makanya tetep aja fullteam. Meski demikian, saya belajar tentang santun dari pak Budi. Terima kasih Pak…

Lalu ada Bu Sunarti. Dosen Telaah Puisi II. Tergolong dosen muda di kampus. Kini beliau menjabat sebagai Ketua Jurusan Sastra Indonesia. Dulu, dosen penguji saya pas skripsi. Kata beberapa kawan saya tuh, beliau killer. Enggaklah. Saya belajar ketegasan, dan ketelitian dari beliau. Terima kasih, Bu…

Lalu ada Pak Didik. Dosen apa ya… Dosen Semantik atau pemaknaan bahasa. Cuma sebentar sih saya diajar beliau. Tapi saya pernah nge-kost di rumah beliau juga. Cuma sebentar juga. Jarang pulang ke kost. Kost hanya sebagai tempat barang dan rehat sebentar. Meski demikian, saya belajar keluwesan komunikasi dari beliau.

Saya belum sempat ke Bu Erna, penguji skripsi saya yang dikenal sangat disiplin. Tetapi saya belajar tentang banyak hal. Lalu tentang Bu Titik Maslikatin.Dosen pembimbing skripsi saya. Saya belajar tentang konsistensi, komitmen diri, dan selalu semangat dari beliau. Lain waktu saya akan ke Jember lagi untuk sowan ke hadapan beliau.

Lalu saya ketemu beberapa teman. Ada Yuni, Iin, dan Athok. Mereka adalah teman Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Fakultas Sastra Universitas Jember yang kebetulan era-nya ada di bawah saya. Yuni masih se-progresif dulu. Masih bersemangat, apalagi ia juga kini ada di harian Surya, sebagai reporter. Keep on fight ya, Yun! Lalu Iin, kini mahasiswa Pascasarjana UGM Jogjakarta di American Studies. Masih kalem. Juga Athok. Entah kenapa, ia nggak juga lulus dari Sastra. Tetapi ia masih inspiratif bagi saya. Seharian saya kerjain. Banyak hal yang kami bicarakan. Hingga kemudian terlontar… Kau tahu apa yang membuatku seteguh dan sekuat ini? Adalah berjuta tempaan dan luka… Hmm, kena banget…

Lalu saya memenuhi tugas saya. Share tentang to be the best trainer yang digelar teman-teman di bawah bendera Cipta Insan Prasadja. Sebelum saya ke Jember, saya merasa begitu lelah. Tetapi saya menemukan pembelajaran di sana. Saya belajar dari semua yang ada di forum itu. Ada keraguan pada kemampuan diri, tetapi terselip komitmen tinggi pada sosok Mas Gin. Saya lihat kecerdasan terbalut kebersahajaan dan terwarnai sisi melankolisnya. Itulah kenapa saya merasa begitu salut dan respek padanya. That’s why I call u Mas... ^_^ Terasa tekad membara pada nada kalimat Setiawan. Ada komitmen tinggi, semangat juang, dedikasi, saya temukan kala berkomunikasi dengan Taufiq. Ada kilat tanpa kenal lelah dalam setiap saat yang diungkapkan oleh Tutung. Lalu terasa enjoy, menyenangkan, dan semua seolah mudah manakala saya bersinggungan dengan Andre. Tak ada kata sedih atau galau dalam kamus hidupnya.

Dari sharing bersama mereka saya temukan metode baru buat kontrak belajar sebuah pelatihan. Saya pikir entah kapan saya menerapkannya. Ternyata tak lama… Hari Minggu esok, Sahabat, saya akan coba menerapkannya dalam pelatihan di Jombang. Rabu malam kemarin saya dihubungi.. Nanti deh saya akan ceritakan hasil metode yang saya beri nama Belajar dari Orang Lain… Thanks to Tutung atas idenya.. nggak nyadar to… kalau ngasih aku ide.

Sharing panjang dan melelahkan. Tetapi saya puas. Saya puas membantu mereka mengeksplorasi diri. Tim yang saya rasa telah lengkap kompetensinya. Tinggal memadu langkah untuk maju bersama… Tetapi yang terpenting bahwa jiwa dalam sebuah tim adalah komitmen. Di sana ada konsistensi dan sinergisitas. Yang terpenting bukan jabatan tetapi peran. Yang terpenting bukan posisi tetapi fungsi.

Advertisements

Comments»

1. thunk - February 11, 2007

banget, aq sama sekali nggak nyadar klo dah ngasih mbak ide? perasaan eh iya jangan pake perasaan pake kenyataan aja biar tampak hehe aq malah belajar banyak dari mbak kok malah mbak yang dapat ide dari aq? aq jadi heran ma mbak emang dapatnya ide dari mana? kasih tau napa biar aq ga’ bingung oke, tapi makasih banyak klo aq telah memberi ide buat mbak aq jadi tersanjung memberi ide buat orang yang telah kenyang pengalaman seperti mbak dianika yang paling benci klo dipanggil mbak dee

2. kakilangit - March 6, 2007

saya juga banyak belajar dari mbak dian 😀 yang jelas bukan belajar nggosip..gak mabk Dian banget..

3. zaki - July 12, 2007

haha. Mas atok udah lulus. Sekiranya jember bukan isyarat dunia yang bakal retak. “Terbina” katanya. Tapi adakah yang tahu berapa manusia yang tidak sadar menjadi robot. Mbak, berkunjung lagi kalo sempet. Siapa tahu ada birokrasi UNEJ dan beberapa orang bertopeng memberikan remote controle untuk mengendalikan robot-robot itu. Alhamdulillah, Rayon Sastra masih menjadi manusia.

4. rastra - August 14, 2007

Rayon luv u…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: