jump to navigation

Tentang Ibu Saya… November 17, 2006

Posted by dianika wardhani in Catatan Kecil, Curhat.
trackback

Tulisan yang sedikit terilhami dari rekan saya Arief Yudhanto. Saya pun ingin bercerita tentang Ibu saya. 

Ibu saya adalah sosok perempuan tangguh. Hebat. Tanpa pernah sekalipun saya mendengar keluhan keluar dari mulutnya. Beliau menjadi teladan dan inspirasi bagi kami.

Saya inget betul. Dulu sekali, Ibu mengajar pagi dan siang. Pagi di SDN Gondanglor, siang hingga sore hari di SMP Swasta. Saya selalu diajak bersama. Tetapi saya ditinggal di ruang tata usaha dengan dua buah teh botol sosro di dekat saya. Lengkap dengan kertas dan pensil. Mungkin itu awalnya mengapa saya jatuh cinta betul dengan dunia tulis menulis. Ibu saya itu sosok mandiri. Jarang bergantung pada Bapak. Paling-paling jika memang harus anjeng atau berkunjung pada orang sedang punya hajat. Lainnya, ya aktivitas masing-masing. Dengan sepeda motor masing-masing. Hujan dan terik tak dirasa. Itu belum saat masuk ke rumah mesti beres-beres rumah.. 

Ibu saya itu sosok yang menyenangkan. Saya selalu bercerita tentang apa saja (kecuali hal yang nggak enak) kepada beliau. Bahkan saat saya kagum berat dengan seseorang pun saya ceritakan. Ibu dengan telaten mendengarkan setiap celotehan saya. Tak jarang kami berbagi cerita hingga lepas tengah malam. Ibu itu senang kesibukan. Selalu menikmati kesibukan. Saya juga heran kenapa seperti nggak pernah capek. Apalagi kalau jelang tujuh belas Agustusan. Tiap hari ada saja yang diusung untuk diajari menari. Tarian tradisional hingga tari modern karya Ibu sendiri.Trus  ngeladenin orang-orang, sewa baju buat karnaval. Atau mengantar murid-muridnya untuk ikutan lomba gerak jalan. Belum cukup? Kadang masih ditambah dengan ngurusi arisan RT. Haduh…. Ibu saya itu orang yang ikhlas. Ia Beliau ikhlas berbagi dengan siapa saja. Termasuk dengan murid-muridnya. Saat usai jam sekolah, pukul 14.00 WIB, murid-muridnya senantiasa berkumpul di rumah saya. Belajar untuk persiapan ujian akhir atau tes akhir semester. Tak perlu bayar. Tak ada iuran khusus.   Ibu nggak pernah lelah belajar. Selalu mau belajar apa saja. Beliau masih sempat ngelanjutin kuliah sampe S1 selesai. Cuma kadang tekunnya kalah dengan Bapak.Tetapi Ibu itu jagoan. Cerdas abis. Cepet banget belajarnya. Diajari sedikit aja, yang ngajari bisa kalah kalo soal ngembangin. Ck ck…   Tanggal 29 November mendatang, Ibu pindah tugas. SDN Deketagung ditinggalkan. Dapat tempat tugas baru di SDN Lawanganagung I, jadi Kepala Sekolah. Beda banget. SDN Deketagung itu sekolah lumayan bagus (cie.. SD-ne dw soale) Lumayan bagus fasilitas dengan ekstrakurikuler yang lumayan lengkap. Ada Pramuka, segala jenis olahraga, musik, dan drumband. Lumayanlah untuk kategori sekolah yang jauh dari
kota.
Sementara SDN Lawanganagung I, hmmm … lumayan jauh dari ideal. Minim murid karena rebutan dengan Madrasah Ibtidaiyah. Ekstrakurikuler, entah berapa macem… Sedikit kayaknya. Kata kawan saya, Sulis, yang kini di Palembang, “Biar aja, biar Ibumu yang benahin SD-ku. Biar bagus!” Kalimat biasa tetapi saya tahu, kawan saya itu tidak asal ngomong. Semoga memang dilandasi kepercayaan bahwa Ibu memang mampu membawa ke lebih baik. Selamat bertugas ya, Bu! Smg Allah mempermudah jalan. I luv u. 

Advertisements

Comments»

1. de epik - November 20, 2006

yes thats right sister… 🙂
aq juga ngefans abiz ma ibu… 🙂
Tapi suatu saat aq pengen jadi ibu yang lebih baik dari ibu >>> He..he..
:p
(mosok ndak ada up-grade dari generasi selanjutnya… )

tapi mbak, yang aq saranin sih, kadang masalah juga perlu didiskusikan ma ibu..
kadang ibu suka bingung ” mbakmu tu ada masalah apa sih?”
kalo aq jadi ibu sih aq pengen jadi tumpuan terakhir buat anak-anakku (ciee… sok dewasa buanget yah ??? :p)

Tapi… yaaah itu terserah masing2 individu siiihhh…
kalo alasannya biar gak buat cemas ibu sih okeh ajah…
But remember…
Selama belon maried,
rumah adalah tempat ternyaman buat kita…
ibu adalah tempat yang tepat untuk berbagi cerita, susah or senang…

(kok aq dewasa banget yah?? tapi yaaa untung deeehhh kan udah 21 yah? he…he..)

Yo wis lah…
may Allah give the best 4 u sist…

btw, aq kemaren iqut demo loh ho…ho…ho…

2. ewepe - November 29, 2006

Tulisan yang bagus…sama bagusnya dengan tulisan Mas Arief Yudhanto…

Pahlawan yang berjasa paling besar dalamhidup kita, tapi terkadang…tanpa sadar kita sering menyakiti hatinya dan merasa berat hati untuk membahagiakannya… Astaghfirullah

3. jelajahdunia - December 3, 2006

Maaf nih.. salam kenal aja
Mas mbak udah pernah denger http://www.mediamuslim.info ??
jika belum, yuk kunjungi http://www.mediamuslim.info sekarang juga….

ooh ya… silahkan kalau berkenan menambahkan link tersebut pada situs ini ( http://www.mediamuslim.info dan lainnya ). Terima Kasih Banyak. semoga kami menjadi referensi yang menyenangkan bagi anda

4. kakilangit - December 5, 2006

wa….aku jadi kangen banget sama Ibu…padahal baru 2 hari kemaren nekat pulang ke rumah 😀

5. Fitri - December 9, 2006

Iya nih jadi kangen ama ibu juga…orang paling mulia hatinya…semoga Allah selalu melindungi keduanya..Amin.

6. wardhani - December 11, 2006

saya udah ketemu Ibu saya kemarin
Cerita panjang lebar..
diskusi tentang banyak hal

Jadi inget Film Kabhi Kushi Kabhi Gaam-nya Shahk Ruk Khan
Jika kamu mengalami kesulitan, tutuplah kedua matamu, ingatlah kedua orang tuamu, maka kesulitan itu akan lewat dengan sendirinya.
Artinya kurang lebih begini, segala kesulitan yang kita alami, belum sebanding dengan kesulitan yang dialami oleh kedua orang tua saat membesarkan kita. So, nggak semestinya kita mengeluh…

Ah, kok jadinya bahas film to… Thanks udah singgah. Btw, ini mbak Fitrinya mbak Amik bukan ya…??

7. arul - January 30, 2007

sudah hampir 3 tahun aku belum ketemu ortuku .. bayangin betapa rindunya ku sama mereka…..

8. Agus - October 8, 2007

Baca cerita ini q jd ingat tmn baek q yg jg d deketagung,namae Mariatul Qiftiyah at biasa di panggil iik..Putri dr bidan stempat.Tuk siapa ja yg tau keberadaanya at no tlp rumah at hp iik,pleace hub q di nomer 081330377330 n insyallah ad price yg akn q berikan,krn sahabat adlh sgla’y

9. cahyo - April 10, 2008

mas mbk..boleh ta? aq knaln. aq jg ank deketagung lho

10. dianika - April 11, 2008

boleh aja ^_^
silakan kirim email ke saya di dianika.wardhani@gmail.com

11. aziz - December 29, 2010

ujng mntng


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: