jump to navigation

Sesuatu bernama Gengsi September 5, 2006

Posted by dianika wardhani in Curhat.
trackback

Apa sih yang disebut gengsi? Saya sedang berada di tengah pameran yang dilakukan perusahaan tempat saya berkarya di sebuah mall. Tinggal kami berdua. Saya dan Nia, salah satu orang baru di kantor.

 Apa sih yang disebut gengsi? Saya belum menemukan penjelasan tepat sekaligus akurat tentang istilah yang cukup mashyur itu. Saya ingin berbagi dengan Anda, para pembaca, pengunjung, atau bahkan siapa saja yang mungkin tanpa sengaja masuk ke blog saya ini.

Bagi sebagian orang, gengsi berarti memiliki peranti hidup yang mutakhir. Deretan peranti itu disamakan dengan identitasnya. Dalam suatu teori yang digagas oleh Tajfel dalam Hogg (1988) yang menyatakan setiap individu memiliki berbagai identitas. Tak hanya identitas personal yang menjadi pembeda antara satu orang dengan orang lainnya. Akan tetapi juga menyangkut tentang identitas kelompok. Identitas ini mengandung suatu perasaaan memiliki dalam satu kelompok.

Saya tak hendak menyamakan gengsi ini dengan identitas. Bahwa saya hanya mencoba mencari arti dan kaitan lain antara gengsi dan identitas.

Bagi saya, gengsi itu sesuatu yang sangat misterius. Sama misteriusnya dengan orang yang menjadi sahabat saya saat ini. Gengsi tengah melingkupi kami berdua. Atau bisa jadi karena sama-sama merasa mampu tegak berdiri saja sehingga tak ingin berbagi. Meminjam istilah Kla Project dalam Menjemput Impian, walaupun apa yang terjadi tetap tegak berdiri. Mungkin itulah yang menjadi pilihan kami hingga saat ini. Entah esok hari.

Advertisements

Comments»

1. Nick - September 11, 2006

Gengsi banyak didapati pada kaum laki-laki. Biasanya karena merasa sbg laki-laki kemudian menganggap semua Wanita harus menjadi pihak yang Kalah. Meski jika diruntut salah atau benar yang Benar adalah Wanita, maka dengan Gengsinya itu laki-laki tidak akan mau mengakui keKalahannya, caranya? Banyak, bisa mempolitisir, memanipulasi bahkan dgn kekerasan teror maupun Fisik. Laki-laki bisa menghancurkan Hidup Orang lain Demi mempertahankan Gengsinya.
Waspadalah !!!!!! Waspadalah!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

2. brajadenta - September 15, 2006

mnurut saya; gengsi muncul karena manusia merasa beda dengan manusia lain nya, masing2 individu merasa dirinya paling benar, dia akan merasa gengsi ketika derajat individu nya tersentuh manusia lain.
padahal mereka itu belum tentu benar di mata pencipta-Nya.

nice blog

3. dianika - September 17, 2006

Saya sepakat dengan Anda. Semestinya memang manusia bisa memperlakukan manusia lainnya secara adil. Seharusnya, ia tidak bersikap merasa paling benar.
Tetapi, satu sisi, sikap itu menunjukkan adanya keberagaman manusia. Dan tingkat kedewasaan manusialah yang membuat seseorang menjatuhkan pilihannya untuk mengambil sikap. Tentu, orang yang baik adalah orang paling arif pilihannya.

Terima kasih..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: