jump to navigation

Tentang Sahabatku (6) : Belajar Kehilangan March 27, 2006

Posted by dianika wardhani in Curhat.
add a comment

Belajar dari kehilangan
Sudah kulakukan
Tetapi, haruskah aku kehilangan kesekian kalinya

(more…)

Advertisements

Ikhlas March 22, 2006

Posted by dianika wardhani in Curhat.
add a comment

Itu yang kini sedang kuusahakan
Melepasmu
Tuk jadi bagian kenangan terindah

(more…)

Mencari Diri March 19, 2006

Posted by dianika wardhani in Cerpen.
1 comment so far

“Kami kehilangan dirimu akhir-akhir ini, Fi,” kata Ire, teman sekostku.
Lebih lanjut ia menjelaskaan kalau yang dimaksud kehilangan adalah ia merasa aku tidak seperti dulu.
“Kalau aku seperti dulu, berarti aku gila,” selorohku.

(more…)

Warning Buat Perempuan March 17, 2006

Posted by dianika wardhani in Berita.
add a comment

Ini saya dikasih temen saya. Ia suka surfing internet. Moga bermanfaat aja!! Yang jelas, tulisan ini amat penting buat diketahui para perempuan. Ngeri deh. Mau tahu? Baca deh selengkapnya.

(more…)

Kepada Matahari March 16, 2006

Posted by dianika wardhani in Cerpen.
2 comments

Kepada Matahari

Lengah !
Hati tak sempat menolak
Beku… Kaku … Bisu…
Kepada apa rinai bergantung?
Kepada desauan lembut sang bayu
Atau pada seonggok melati di sudut taman
Tidak…
Di atas sebuah rintihan panjang
Ada embun berbekas hati
Tak tersentuh rawi berlidah api
Tak tergapai pucuk perdu sedu
Tak terdengar detaran waktu
Sampai akhir masa

(more…)

Sekali Lagi Tentang RUU Anti Ponografi dan Pornoaksi March 12, 2006

Posted by dianika wardhani in Curhat.
1 comment so far

“Wah, wah…setelah ini penjara akan penuh. Banyak cewek di sana.”
“Lho memangnya ada apa?”
“Kan banyak yang akan ditangkapi. Terlebih mereka yang ada di desa – desa. Mandi di sungai. Itu kan pornoaksi…”

(more…)

Berdamai dengan diri sendiri March 12, 2006

Posted by dianika wardhani in Curhat.
add a comment

Aku sedang ingin berdamai dengan diri sendiri
Itu makanya semua hal jadi kompensasi

Sahabat,
Kalau kita jarang ketemu
Itu bukan berarti tidak rindu
Aku sedang berusaha

Berusaha untuk berdamai dengan diri sendiri
Juga sedang berusaha
Menepis gelora di dada
Yang dipenuhi rasa penuh arti

Satu pintaku…
Doakan aku segera bisa melakukannya
Sehingga kita bisa bersama-sama lagi…

Hari-hari terlewati
Tanpa ada interaksi

Jujur..
Aku kangen…

Mendulang Kearifan March 12, 2006

Posted by dianika wardhani in Curhat.
add a comment

Lebih tepatnya aku ingin menyatakan hal itu pada diri sendiri.
Beberapa minggu terakhir ini aku bekerja keras
Mungkin…belum kerja cerdas
Aku baru sadar di ujung pekan kemarin
seharusnya tidak boleh seperti itu..
Perencanaan kurang matang…
Akan segera kuperbaiki minggu ini…
Aku ingin meraih kepercayaan itu…

Kearifan itu ingin kudulang
Paling tidak aku ingin berlomba dengan diriku sendiri
Perkataan seorang sahabat, Minggu (12/3) kemarin, menyadarkanku
Bahwa aku harus pasang target

Kearifan itu ingin kuraih
Betapa aku sedang berusaha untuk itu
Aku pasti bisa…

Menuju Matahari March 9, 2006

Posted by dianika wardhani in Curhat.
add a comment

“Aku pengen keluar kerja”
Ruby, sahabat sekaligus teman satu kostku tersentak. Serta merta melihat ke arahku.
“Nggak salah ta?”
“Iya mungkin salah. Aku pengen pergi dari sana. Dua hal yang membuatku berat untuk tetap berada disana. Tahu apa ?”

  (more…)

Menyongsong Fajar March 9, 2006

Posted by dianika wardhani in Cerpen.
add a comment

“BUKANKAH seseorang tidak diperkenankan melakukan apa saja dengan niat apa pun kecuali niat karena Allah SWT?”
Aku mengatakannya dengan nada tinggi. Sengaja kutandaskan suaraku. Sementara perempuan di hadapanku itu menunduk semakin dalam. Bahunya tergetar. Sejurus kemudian terdengar isakan halus.
“Tapi, Mbak, saya tidak bermaksud melakukan itu. Salahkah saya kalau tiba – tiba saya ingin memulai semuanya setelah saya mengenalnya?”
Kurangkul bahunya. Tangisnya pun meledak.

(more…)